Negosiasi Alot Pemkab Halmahera Selatan dengan KM Sumber Raya Soal Program Mudik Gratis Lebaran 1447 H Belum Temui Titik Terang.

Admin RedMOL
0
Diskusi Alot antara kadis perhubungan dengan Bos Sumber Raya

Halmahera Selatan, RedMOL.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terus berupaya merealisasikan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Namun hingga kini, negosiasi antara pemerintah daerah dengan pihak operator kapal motor KM Sumber Raya masih berlangsung alot dan belum mencapai kesepakatan final.

Program mudik gratis yang direncanakan berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026 tersebut menjadi harapan bagi banyak warga, terutama masyarakat kepulauan yang menggantungkan transportasi laut sebagai jalur utama mobilitas. Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan telah melakukan serangkaian pembicaraan dengan pihak pengelola KM Sumber Raya untuk memastikan kapal dapat digunakan mengangkut penumpang tanpa biaya.

Namun dalam proses negosiasi tersebut, pihak operator kapal bersikeras bahwa program mudik gratis hanya dapat dilaksanakan apabila pemerintah daerah mampu memenuhi kesepakatan anggaran yang diajukan sebagai biaya operasional pelayaran.

Situasi ini menjadi semakin kompleks karena kondisi keuangan daerah saat ini juga terdampak oleh kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat yang dialami hampir seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Dampaknya, sejumlah program pelayanan publik, termasuk dukungan transportasi masyarakat, harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menegaskan bahwa upaya untuk menghadirkan mudik gratis tetap menjadi prioritas. Dinas Perhubungan terus melakukan pendekatan dan komunikasi intensif dengan pihak operator kapal guna mencari solusi terbaik agar program tersebut tetap bisa dilaksanakan tanpa memberatkan kedua belah pihak

Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, Ramli Manuy, menyatakan pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi situasi tersebut. Ia menegaskan pihaknya terus mencari jalan tengah agar masyarakat tetap dapat merasakan manfaat program mudik gratis menjelang Lebaran.

“Pemerintah daerah sedang berupaya semaksimal mungkin agar program mudik gratis tetap bisa terlaksana. Kami memahami harapan masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga,” ujar Ramli Manuy.

Program mudik gratis ini sebelumnya dirancang sebagai bentuk pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi namun ingin merayakan hari raya di kampung halaman.

Jika negosiasi berhasil mencapai kesepakatan dalam waktu dekat, pemerintah berharap pelaksanaan mudik gratis pada 18 Maret 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat Halmahera Selatan yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.

Salah satu warga yang berharap program ini tetap terlaksana mengatakan mudik gratis sangat membantu masyarakat kecil. “Kami berharap pemerintah dan pihak kapal bisa menemukan solusi, karena banyak masyarakat yang sangat menunggu program ini agar bisa pulang kampung saat Lebaran,” ujarnya. (Delvia)

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)