Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan moral serta komitmen ideologis terhadap kepemimpinan baru yang kini memegang mandat penuh organisasi. Bung Sumitro menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian penting dari proses kaderisasi dan regenerasi perjuangan di tubuh GMNI.
“Mandat ini adalah kepercayaan organisasi sekaligus tanggung jawab sejarah. Pimpinlah dengan kedewasaan, konsistensi, dan komitmen yang teguh terhadap garis perjuangan GMNI,” tegas Bung Sumitro.
Ia menilai tantangan gerakan mahasiswa ke depan semakin kompleks, baik di tingkat lokal Halmahera Selatan maupun dalam dinamika nasional. Oleh karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang matang, tegas dalam mengambil keputusan, serta mampu menjaga soliditas dan marwah organisasi.
DPC GMNI Halmahera Selatan diharapkan tetap menjadi lokomotif gerakan intelektual dan sosial yang berpihak kepada rakyat, terutama dalam isu-isu strategis seperti pertambangan, kehutanan, lingkungan hidup, dan keadilan sosial.
“Kepemimpinan bukan soal jabatan, tetapi tentang keberanian mengambil sikap dan memastikan organisasi tetap berada di garis perjuangan rakyat,” lanjutnya.
Bung Sumitro juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai ajaran Bung Karno sebagai fondasi gerakan. Sebagai organisasi kader ideologis, GMNI harus tetap berpegang teguh pada Marhaenisme sebagai dasar perjuangan dan orientasi gerakan.
Nilai nasionalisme, kemandirian, keberpihakan kepada kaum Marhaen, serta semangat persatuan harus menjadi napas dalam setiap kebijakan dan langkah organisasi. Menurutnya, ideologi adalah kompas perjuangan yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apa pun.
Sebagai penutup, ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi internal, memaksimalkan kaderisasi secara sistematis, serta memperluas peran GMNI di tengah masyarakat dan dunia kampus.
“Momentum ini harus menjadi titik awal penguatan organisasi yang lebih solid, progresif, dan berkarakter ideologis. Saya mengajak seluruh kader untuk bersatu pasca forum dan bersama-sama membesarkan GMNI Halmahera Selatan demi cita-cita perjuangan,” pungkasnya.
