
Labuha, Sabtu (4/06/2026) – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Alkhairaat Labuha menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Angkatan VII Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan. Prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh haru itu dihadiri oleh pimpinan kampus, senat akademik, dosen, tenaga kependidikan, orang tua wisudawan, serta tamu undangan.
Sebanyak 67 mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian studi dan mengikuti yudisium resmi dikukuhkan sebagai sarjana. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan akademik sekaligus awal pengabdian para lulusan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Wisuda Angkatan VII tahun ini juga mencatat sejarah baru bagi STAI Alkhairaat Labuha. Untuk pertama kalinya, para wisudawan menerima ijazah secara simbolis pada saat pelaksanaan wisuda. Langkah ini menjadi bentuk nyata peningkatan pelayanan akademik yang diberikan kampus kepada para lulusannya.
Rektor STAI Alkhairaat Labuha, Dr. Mahfudz Kasuba, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa penyerahan ijazah pada momentum wisuda merupakan komitmen institusi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada mahasiswa.
“Perguruan Tinggi STAI Alkhairaat Labuha berkomitmen agar setiap tahun, setiap mahasiswa yang diwisudakan dapat langsung menerima ijazahnya pada hari wisuda. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kampus dalam memberikan pelayanan akademik yang lebih baik, tertib, dan profesional kepada seluruh mahasiswa,” tegas Dr. Mahfudz Kasuba.
Menurutnya, kebijakan tersebut akan terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan mahasiswa serta alumni.
Dalam sambutannya, Dr. Mahfudz Kasuba juga mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru sebagai insan intelektual yang memiliki tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
“Hari ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab baru sebagai insan intelektual. Jadilah sarjana yang membawa manfaat bagi masyarakat, menjaga integritas, serta terus mengembangkan ilmu pengetahuan dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Kampus berharap para alumni mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya di Halmahera Selatan, dan tetap menjaga nama baik almamater di mana pun berada,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras selama menempuh pendidikan. Keberhasilan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari dukungan orang tua, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika STAI Alkhairaat Labuha.
Menutup sambutannya, Dr. Mahfudz Kasuba berpesan kepada seluruh wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus berkarya demi kemajuan umat dan daerah.
“Gelar sarjana yang hari ini diraih bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian. Teruslah belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama,” pesannya.
