Tim Gabungan Brimob, TNI AL, Basarnas dan Polres Halsel Lanjutkan Pencarian Korban Hilang Kapal PM Hindriani.

Admin RedMOL
0
Dokumentasi Tim Gabungan .


HALMAHERA SELATAN — Tim gabungan yang terdiri dari Brimob, TNI Angkatan Laut, Basarnas, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta anggota Polres Halmahera Selatan terus melakukan pencarian terhadap satu korban hilang akibat tenggelamnya kapal penumpang PM Hindriani di perairan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah.
Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian, termasuk memperluas radius pencarian ke arah arus laut dan wilayah yang berpotensi menjadi titik terbawa korban. Tim menggunakan armada laut dan perahu motor, serta melibatkan nelayan dan masyarakat setempat untuk membantu proses pencarian.
Korban yang hingga kini belum ditemukan diketahui bernama Wildan (50), seorang dosen Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, warga Kota Ternate.
Sebelumnya, kapal penumpang PM Hindriani dilaporkan tenggelam pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIT saat melintas di perairan Desa Bibinoi. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Pasar Baru, Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, menuju Desa Pigaraja, Kecamatan Bacan Timur Selatan.
Dalam perjalanan, kapal dihantam angin kencang dan gelombang tinggi dari sisi kiri yang menyebabkan air laut masuk ke dalam badan kapal. Kondisi tersebut memicu kepanikan penumpang hingga kapal akhirnya kehilangan keseimbangan dan tenggelam.
Seluruh penumpang sempat tercebur ke laut sebelum akhirnya dievakuasi oleh tim gabungan Dit Polairud Polda Maluku Utara, Polsek Bacan Timur, serta relawan masyarakat. Para korban yang berhasil diselamatkan kemudian dibawa ke Puskesmas Bibinoi, sementara sebagian lainnya dirujuk ke RSUD Labuha untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Dalam insiden tersebut, seorang balita perempuan bernama Nurul Najwa (2), warga Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, dinyatakan meninggal dunia. Sementara satu penumpang lainnya masih dalam status hilang dan menjadi fokus utama operasi pencarian.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga korban ditemukan, dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan personel mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang masih berpotensi berubah.

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)