Hal-Sel, REDMOL.id Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, kepedulian sosial mulai terlihat dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Ikatan Alumni Alkhairat Kabupaten Halmahera Selatan yang melaksanakan kegiatan pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar ibu kota Labuha. Selasa, 17/02/2026.
Kegiatan tersebut dipusatkan di beberapa titik permukiman padat penduduk, dengan melibatkan pengurus organisasi, relawan muda, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Sejak pagi hari, puluhan paket berisi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya mulai didistribusikan secara langsung dari rumah ke rumah guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Ketua IKAAL Halmahera Selatan, H. Sagaf A. Hi. Taha, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi I sekaligus Ketua Bapemperda DPRD setempat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan menjelang Ramadhan.
Menurutnya, pembagian sembako bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pengabdian alumni kepada masyarakat.“Program IKAAL ini adalah wujud partisipasi aktif alumni dalam membantu sesama. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang membutuhkan bisa menyambut Ramadhan dengan hati tenang dan penuh kebahagiaan,” ujarnya kepada wartawan di sela kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum memperkuat solidaritas sosial. Oleh karena itu, alumni Alkhairat merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang terdampak kondisi ekonomi.
Ketua IKAAL menegaskan kegiatan sosial tidak berhenti pada pembagian sembako. Selama bulan Ramadhan nanti, organisasi juga berencana mengadakan buka puasa bersama, santunan anak yatim, serta dukungan bagi masjid-masjid kecil yang membutuhkan perlengkapan ibadah.
Sagaf berharap semakin banyak pihak tergerak melakukan hal serupa agar suasana Ramadhan di Halmahera Selatan terasa penuh kebersamaan.“Ramadhan adalah bulan berbagi. Kalau semua elemen ikut bergerak, maka tidak ada masyarakat yang merasa sendiri menghadapi bulan suci,” katanya.
Melalui kegiatan ini, IKAAL berharap nilai-nilai kepedulian sosial dapat terus hidup di tengah masyarakat serta mempererat hubungan antara alumni dan lingkungan sekitar, sekaligus menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga kepedulian terhadap sesama.
Redaksi: wan
